• About Me
  • Jendela Johari Rizky
  • My Favorite Song

Around Me

  • Perbandingan Provider Internet Mobile Berdasarkan Pengalaman
  • DIRECT TV, IT IS NOW IN NEW YORK
  • One of thousand way to educate the kid

  • Sayuti @ BMW 318i E36 1993 ...
  • Sita @ Perbandingan Provider Internet Mo ...
  • alief @ Perbandingan Provider Internet M ...

Pages

  • About Me
  • Jendela Johari Rizky
  • My Favorite Song

Archives

  • October 2009
  • July 2009
  • February 2009
  • December 2008
  • November 2008
  • October 2008
  • September 2008
  • August 2008
  • July 2008
  • June 2008

Want to chat?

Mau dapat posting terbaru via emaiL?

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Guest book


Free chat widget @ ShoutMix

 

February 2009
M T W T F S S
« Dec   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Partner Banner

Blogger Indonesia Trik-Tips Blog Tukang Nggame Image Hosting by PictureTrail.com Ariek Weblog Free and Full Games Download

Commercial

tukar link yuuuu....

My Video

Blue Man Group on Global Warming
Video Widget by Daiko

Recent Posts

  • Perbandingan Provider Internet Mobile Berdasarkan Pengalaman
  • DIRECT TV, IT IS NOW IN NEW YORK
  • One of thousand way to educate the kid
  • Marah bin Angry in Anger Management
  • Sebuah renungan diri sendiri…

Categories

Recent Comments

  • Sayuti on BMW 318i E36 1993
  • Sita on Perbandingan Provider Internet Mobile Berdasarkan Pengalaman
  • alief on Perbandingan Provider Internet Mobile Berdasarkan Pengalaman
  • wiek on Bengkel Alternatif BMW
  • peterson on Marah bin Angry in Anger Management

Archives

Pages

  • About Me
  • Jendela Johari Rizky
  • My Favorite Song

Spam Blocked

4,637 spam comments
blocked by
Akismet

Tags

ASI aspirasi pneumonia bengkel tulang cerai dinas kesehatan dinas kesehatan bandung DP RS dukun tulang efek samping KB fracture fraktur hadits Bukhari Handsfree bluetooth Hanny Ronosulistyo ICU informed consent injection Ipaq rw6828 KB keselek Kondom kontrasepsi leader MOP Motorola H300 MOW open fracture ortopedi PASI patah tulang Pelatihan DOTS PHK pil KB review Ipaq rw6828 RS AMC RS AMC Cileunyi sindang reret spiritual quotient suntikan TBC tersedak Tuhan itu ada UGD RS AMC vitamin c vit C injection
26 Feb

One of thousand way to educate the kid

Author: drQ  //  Category: Daily Activities, Tak Berkategori

“Bid…ayo mandi! Disuruh mandi saja kok malas amat!” bentak ibu Abid (7) seraya menyeret paksa anaknya yang sedang asyik bermain.
“Fatma…jangan dekati kompor itu! Bahaya, tahu!” Bentak ayah Fatma yang memergoki putrinya (2) sedang mengutak-atik kompor minyak.
Ketika bocah kecil itu menangis mendengar bentakan ayahnya, sang ayah malah kembali membentak, “Heh…diam!” Si kecil pun semakin ketakutan.
Membentak anak, sepertinya sudah menjadi kebiasaan sebagian orang tua. Saat melihat anak melakukan kesalahan, atau ketidakpatuhan, orang tua memang sering dibuat jengkel. Secara refleks, karena emosi, orang tua sering bermaksud ‘menasihati’, tapi diucapkan dengan nada tinggi. Kebiasaan ini juga lebih sering dilakukan oleh orang tua yang temperamental. Pertanyaannya, efektifkah menasihati anak dengan bentakan? Tentu tidak, sebab kalau anak terlalu sering dibentak, maka ia bisa tumbuh menjadi pribadi yang minder, tertutup, bahkan pemberontak. Ia pun bisa menjadi temperamental dan meniru kebiasaan orang tuanya, suka membentak. Dalam Nikah edisi Juni 2006 sudah dibahas cara menasihati anak secara efektif (Menegur Perilaku, Menghargai Pelaku). Pada edisi kali ini, akan dipaparkan beberapa akibat bila anak terlalu sering menerima bentakan. Selain itu, akan dibahas pula bagaimana kiat menumbuhkan kepatuhan.

SALAH KAPRAH ORANG TUA
Seringkali orang tua baru bertindak ketika kesalahan telah dilakukan oleh anak. Bukan mencegah, mengarahkan, dan membimbing sebelum kesalahan terjadi. Seharusnya orang tua mempertimbangkan tingkat perkembangan kejiwaan anak, sebelum membuat aturan. Jangan menyamakan anak dengan orang dewasa. Orang tua hendaknya menyadari bahwa dunia anak jauh berbeda dengan orang dewasa. Jadi, ketika menetapkan apakah perilaku anak dinilai salah atau benar, patuh atau melanggar, jangan pernah menggunakan tolok ukur orang dewasa. Harus diakui, orang tua yang habis kesabarannya sering membentak dengan kata-kata yang keras bila anak-anak menumpahkan susu di lantai, terlambat mandi, mengotori dinding dengan kaki, atau membanting pintu. Sikap orang tua tersebut seperti polisi menghadapi penjahat. Sebaliknya, orang tua sering lupa untuk memberikan perhatian positif ketika anak mandi tepat waktu, menghabiskan susu dan makanannya, serta memberesi mainannya. Padahal seharusnya, antara perhatian positif dengan perhatian negatif harus seimbang.

PENGARUH TERHADAP ANAK
Anak-anak yang sering diberi perhatian negatif, apalagi dengan teguran keras atau bentakan, akan mudah tertekan jiwanya. Kemungkinan ia bisa berkembang menjadi anak yang:

- Minder
Bila anak selalu dicela dan dibentak, dan tak pernah menerima perhatian positif saat ia melakukan kebaikan, maka ia bisa tumbuh menjadi pribadi yang tidak percaya diri atau minder. Akan tertanam dalam jiwanya bahwa ia hanyalah anak yang selalu melakukan kesalahan, tidak pernah bisa berbuat kebaikan atau menyenangkan orang lain. Akibatnya, ia sering ragu-ragu atau tidak percaya diri untuk melakukan atau mencoba sesuatu karena takut salah. Misalnya, ia jadi tidak pede untuk mengaji atau membaca Al-Quran, gara-gara orang tuanya selalu membentaknya bila mendengar bacaannya salah.

-Cuek/ tidak peduli
Anak yang selalu dibentak juga bisa berkembang menjadi anak yang cuek dan tidak peduli. Akibat sudah terlalu sering menerima bentakan, ia malah jadi apatis, tidak peduli. Ia pun sering mengabaikan nasihat orang tuanya. Mungkin saat dibentak atau dimarahi ia terlihat diam mendengarkan, tapi sesungguhnya kata-kata orang tuanya hanya dia anggap angin lalu. Masuk ke telinga kanan lalu keluar lewat telinga kiri.

- Tertutup
Orang tua yang temperamental dan suka membentak, tentu akan menakutkan bagi anak. Ya, anak menjadi takut pada orang tuanya sendiri, sehingga ia tumbuh menjadi pribadi yang tertutup. Ia tak pernah mau berbagi cerita dengan orang tuanya. Buat apa berbagi kalau nanti ujung-ujungnya ia akan disalahkan? Dengan demikian, komunikasi antara orang tua dan anak tidak bisa berjalan lancar. Hal ini tentu berbahaya, karena bila menghadapi masalah dan hanya disimpan sendiri, jiwa anak bisa sangat tertekan.

- Pemberontak/ penentang
Anak yang bersikap menentang bisa digolongkan dalam 3 tipe. Pertama, tipe penentang aktif. Mereka menjadi anak yang keras kepala, suka membantah dan membangkang apa saja kehendak orang tua. Mereka marah karena merasa tidak dihargai oleh orang tua. Untuk melawan jelas tak bisa, karena ia hanya seorang anak kecil. Maka ia pun berusaha menyakiti hati orang tuanya. Ia akan senang bila melihat orang tuanya jengkel dan marah karena ulahnya. Semakin bertambah emosi orang tua, semakin senanglah ia. Kedua, tipe penentang dengan cara halus. Anak-anak ini jika diperintah memilih sikap diam, tapi tidak juga memenuhi perintah. Sebagaimana Abid yang disuruh mandi oleh ibunya, tapi tak juga mau beranjak dari tempatnya bermain. Saat ia ditinggalkan sendiri di kamar mandi pun, ia tidak segera mandi, malah bermain air atau kapal-kapalan. Ketiga, tipe selalu terlambat. Anak seperti ini baru mengerjakan suatu perintah setelah terlebih dahulu melihat orang tuanya jengkel, marah, dan mengomel atau membentak-bentak karena kemalasannya.. Misalnya Angga yang belum mau beranjak dari tempat tidurnya bila belum dibentak atau diomeli ibunya.

- Pemarah, temperamental dan suka membentak
Anak sering meniru sikap orang tuanya. Bila orang tua suka marah atau ‘main bentak’ karena sebab-sebab sepele, maka anak pun bisa berbuat hal yang sama. Jangan heran bila anak yang diperlakukan demikian, akan berlaku seperti itu terhadap adiknya atau teman-temannya.

BAGAIMANA MENUMBUHKAN KEPATUHAN?
Setelah jelas bila bentakan tidak efektif untuk menumbuhkan kepatuhan, bahkan berpengaruh negatif bagi kepribadian anak, lalu bagaimanakah cara yang baik untuk menumbuhkan kepatuhan?

- Beri penjelasan pada anak
Jelaskan pada anak dengan bahasa yang ia mengerti, mengapa suatu hal diperintahkan dan hal lain dilarang. Jangan sekali-sekali memberi keterangan dusta dalam hal ini.

- Perintahkan sebatas kemampuannya
Perintah di luar kesanggupan dan kemampuan anak justru bisa menyebabkan krisis syaraf (neurotic) dan buruk perangai. Ada pepatah mengatakan, “Jika engkau ingin ditaati, maka perintahkanlah apa yang dapat dipenuhi.” Sebaiknya perintah itu dibagi-bagi dan tuntutan pelaksanaannya pun bertahap. Untuk mengetahui sampai di mana batas kemampuan anak sesuai perkembangan usianya, diperlukan pengetahuan tersendiri. Sebaiknya orang tua memahami perkembangan anak ini.

- Tidak berdusta atau menakut-nakuti
Kadang orang tua mengatakan akan membelikan ini atau itu jika anak mematuhi perintahnya, tapi ternyata setelah anak patuh, orang tua tidak menepati janjinya. Itu berarti orang tua berdusta, dan bisa jadi anak tidak akan percaya lagi pada orang tuanya. Kedustaan seperti ini harus dihindari. Selain itu, orang tua juga sering menakut-nakuti anak dengan sesuatu yang seharusnya berguna baginya. Itu dilakukan karena ingin anaknya segera memenuhi perintah mereka. Misalnya menakut-nakuti anak dengan dokter, suntikan dan sebagainya. Ketakutan anak pada hal-hal tersebut bisa terbawa hingga ia dewasa.

- Jangan bertentangan dengan naluri anak
Gharizah atau naluri adalah kekuatan terpendam dalam diri manusia yang mendorongnya untuk melakukan beberapa pekerjaan tanpa berlatih terlebih dahulu. Janganlah orang tua melarang anak bermain, atau membongkar dan memasang sesuatu. Jangan pula melanggar kebiasaan anak kalau tidak ingin mereka menggunakan jerit tangis sebagai senjatanya. Lebih baik gharizah itu diarahkan sedemikian rupa sehingga anak bisa mengatur dirinya sendiri. Misalkan diberi perintah, “TPA nanti mulai ba’da asar lho, sekarang kan udah setengah tiga. Adik udah aja ya mainnya, dilanjutin besok aja, sekarang mandi dulu, kan udah mau adzan…”. Ungkapan itu tidak melarang anak bermain, dan tidak melanggar kebiasaan mereka bermain di tengah hari. Pemberian ‘masa terbatas’ ini dimaksudkan agar anak bisa mengatur jadwal kegiatannya sendiri, dan akan sangat menolong untuk melatih anak disiplin waktu. Selain itu mereka merasa dianggap mampu untuk mengatur dirinya sendiri tanpa harus didikte begini dan begitu.

Taken from KASKUS
Source : Unknown

Tags: how to treat a kid, memperlakukan anak

3 Responses to “One of thousand way to educate the kid”

  1. afrianti takaful Says:
    June 10th, 2009 at 16:18

    Salam kenal… Memang betul Orang Pemarah akan menghasilkan anak pemarah juga nantinya… Anak yang pengecut dalam menghadai hidup.

    Rizky says :
    Salam kenal juga Mbak, kebetulan saya juga saat ini sedang belajar hypnoterapi, ternyata banyak masalah yang didapat oleh client, setelah dilakukan age regression, ditemukan bahwa perilaku orang tua saat anak kecil, menjadikan client bermasalah saat ini. Oleh karena itu berhati-hatilah dalam mendidik anak

  2. Rudy Sunaryo Says:
    August 19th, 2009 at 01:05

    artikel yang menarik, sepertinya saya pernah baca dimana ya ? btw, thanks artikelnya
    Admin:
    Iya Mas, saya lupa mencantumkan sumbernya ya..saya dapet dari sumber lain koq..cuma saya lupa…

  3. oRiDo™ Says:
    October 27th, 2009 at 17:25

    bagaimana membedakan antara marah dengan tegas yah??
    saya rasa dalam menghadapi seorang anak tetap harus ada menunjukkan ketegasan..
    mungkin akan sulit di bedakan oleh seorang anak antara marah dan tegas..
    admin :
    Kalau saya berpendapat dan berdasarkan pengalaman, marah itu tidak membawa manfaat apa-apa, karena itu keluar dengan tidak terkontrol tapi kalau tegas, kita bisa bersuara lebih tinggi tapi apa yang kita sampaikan kepada anak itu lebih terarah, jelas dan bisa liat respon dari si anak..sementara itu dulu mas..nanti kalau saya ingat akan saya tambahkan..hehehe

Leave a Reply

Categories

  • advertorial
  • Daily Activities
  • Favorite
  • Gadget
  • Joke
  • medis
  • Spiritual
  • Tak Berkategori
  • Tips

Blogroll

  • ..My Inspiration..
  • A. Fatih with Blog Tutorial
  • Ariek
  • dr. Andi
  • Fatih Syuhud all about him
  • Freebie
  • hommyhome
  • http://anygen-explores.info/
  • Iqbal Sinatrya
  • Koechel
  • Lauri Liaw
  • Ngobrol Kesehatan
  • Request Lagu ,MP3 dan Lyrics
  • Tukang Nggame
  • Yandi dr
Goal.com

Statistik

Locations of visitors to this page


My blog is worth $1,693.62.
How much is your blog worth?

Add to Technorati Favorites hit counters blog readability test

Movie Reviews

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

Money Sources

Join 4Shared Now! Free advertising earn4read.com

(c)Copyrighted Around Me, All Rights Reserved.
Car Dashboard | Design: NT-Webagentur, Wellness Wochenende. Code: Dach, Schüsslersalze.