1 April 2008
Di tanggal itu mulailah tugas saya sebagai direktur RS tipe C yang berada di ujung tol Cileunyi.Umur saya saat itu 31 tahun. Umur yang hampir semua orang bertanya,”Koq, bisa sih umur segitu sudah jadi Direktur?” atau “Kamu anak yang punya rumah sakit ini ya?” atau “Wah, pasti karirmu cemerlang sekali disana..” Eh ada juga yang berkomentar begini. Salah seorang supervisor PBF cerita sama saya..”Dok, tau ngga..kemarin temen saya ngelihat dokter.Katanya dokter ada isinya lho..”. Saya bilang” Maksudmu apa D**?”.” Begini dok, dokter pake jimat ya?”. “Whua hahahahaha….! ah kamu ini ngaco , kenapa mikir seperti itu?” kataku. “Iya Dok, bawaannya beda aja..ada aura yang aneh menyelimuti dokter…”, kata I***. “Oh gitu ya, ngga tuh..”, kataku. Ya..pokoknya sampai ada yang komentar begitulah..Hampir semua komentar yang muncul adalah komentar yang meragukan..tapi ya sudahlah itu komentar orang lain.Itu sudah hak mereka semua untuk berkomentar.Yang penting bagi saya sekarang adalah membuktikan pada semua orang bahwa saya bisa melaksanakan amanah yang diberikan sebaik mungkin. Saat ini saya yakin kalo semua orang mulai punya harapan baru dengan pergantian direktur ini and guys…bukan saya ga tau mau kalian seperti apa..tapi saya ada diantara dua kepentingan nih sekarang..owner dan karyawan juga dokter. Saya tau benar apa sih yang diinginkan oleh floor karena saya dulu pernah di floor dan even saat inipun saya masih menyempatkan diri untuk ada terus di floor. Saya cuma berharap kalo kita bisa satu suara, satu visi dan satu pemikiran tentang rumah sakit ini. Insya Allah dengan cari itu insya Allah semua harapan bisa bisa terkabulkan…








